Rabu, 25 Maret 2026
Usai Zoom Bersama Kapolri, Kapolres Lumajang Tinjau Wisata Naik Vespa
kabupaten Lumajang polriLumajang, MCE – Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.H., S.I.K., M.H turun langsung meninjau sejumlah objek wisata pantai di wilayah hukumnya, Selasa (24/3/2026).
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Semeru 2026, yang tidak hanya berfokus pada kelancaran arus mudik, tetapi juga pengamanan destinasi wisata yang dipadati pengunjung.
Didampingi Wakapolres Lumajang Kompol Suwarno serta Pejabat Utama (PJU) Polres Lumajang, Kapolres memulai kegiatan dengan mengikuti zoom analisa dan evaluasi (anev) situasi kamtibmas bersama Kapolri dari lokasi wisata Tumpakselo, Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko.
Usai kegiatan tersebut, Kapolres bersama rombongan melanjutkan patroli dengan mengendarai sepeda motor vespa menuju sejumlah titik wisata, salah satunya Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang
Di lokasi, AKBP Alex Sandy Siregar tampak menyapa langsung para wisatawan yang tengah menikmati libur bersama keluarga.
Dengan pendekatan humanis, ia juga memberikan imbauan kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat bermain di area pantai.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat berwisata dengan aman. Namun kami minta pengunjung tetap waspada, perhatikan batas aman berenang, dan jangan sampai lepas pengawasan terhadap putra-putrinya,” ujar AKBP Alex di sela kunjungan.
Ia menegaskan, keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama dalam pengamanan libur Lebaran tahun ini. Personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik rawan, terutama di bibir pantai, guna mengantisipasi kecelakaan laut.
“Fokus utama kami adalah keselamatan pengunjung. Personel kami siagakan di titik-titik rawan, khususnya di area pantai, untuk mengantisipasi potensi kecelakaan air akibat tingginya aktivitas masyarakat di laut,” tegasnya.
Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pengelola wisata, dan tim penyelamat pantai dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Ia pun mengimbau kepada seluruh pengunjung agar selalu mematuhi aturan keselamatan serta memperhatikan arahan petugas di lapangan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan diri maupun keluarga saat berwisata. Jangan berenang terlalu ke tengah dan selalu patuhi peringatan petugas,” pesannya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, kawasan Pantai Watu Pecak dipadati ribuan wisatawan yang memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk berwisata bersama keluarga. Kontributor: budi.
Selasa, 24 Maret 2026
Wacana Sekolah Daring Gegara Konflik Global Resmi Kandas: Pendidikan Bukan Tumbal Krisis Energi
jakarta pendidikan
JAKARTA, MCE – Pemerintah akhirnya mengakhiri spekulasi publik terkait wacana pengalihan sistem pendidikan ke jalur daring. Meski ketegangan di Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran sempat memicu kekhawatiran akan krisis energi global, pemerintah dengan tegas memilih untuk tidak menjadikan ruang kelas sebagai tumbal kebijakan efisiensi. Selasa (24/3/2026).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan bahwa aktivitas belajar mengajar di seluruh Indonesia harus tetap berjalan normal secara tatap muka (luring). Langkah ini diambil setelah koordinasi ketat dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama.
"Sektor pendidikan adalah prioritas yang tidak boleh dikompromi. Kita harus menjaga kualitas pembelajaran agar tidak lagi terjadi learning loss yang menghantui masa depan generasi bangsa," tegas Pratikno dalam keterangan resminya.
Sebelumnya, sempat muncul opsi penerapan sistem hybrid—kombinasi sekolah daring dan luring—sebagai langkah mitigasi jika dampak krisis energi menghantam ekonomi nasional. Namun, hasil kajian lintas kementerian menyimpulkan bahwa memulangkan siswa ke rumah belum menjadi kebutuhan mendesak.
Keputusan ini sekaligus menjadi sinyal kuat dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Di bawah kepemimpinan Prabowo, fokus terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) tidak bisa ditawar. Program-program ambisius seperti revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, hingga Sekolah Unggul Garuda kini tengah dipacu untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Pratikno menambahkan, percepatan peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh tanpa hambatan teknis seperti sinyal atau kendala daring lainnya. Baik sekolah di bawah naungan Kemendikdasmen, Kemenag, maupun institusi di bawah Kemendiktisainstek, semuanya diinstruksikan untuk tetap fokus pada penguatan kompetensi di lapangan.
Dengan pembatalan wacana daring ini, pemerintah berharap para siswa dan orang tua dapat bernapas lega dan tetap fokus pada proses belajar mengajar yang optimal tanpa bayang-bayang ketidakpastian global. (bp).
Sempat Terlihat Minum di Pagi Hari, Lansia asal Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Trotoar Cepu
kabupaten blora polri
BLORA, MCE – Suasana Minggu pagi di kawasan Jalan Pemuda, Kelurahan Cepu, mendadak gempar. Sesosok pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di atas trotoar, tepat di depan Toko Furnitur 22, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Minggu (22/03/2026).
Korban diketahui berinisial K (76), seorang petani yang berasal dari Desa Soko, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro.
Peristiwa ini pertama kali diketahui sekira pukul 08.30 WIB oleh seorang saksi berinisial R. Saat itu, R yang hendak membeli obat di apotek sekitar lokasi merasa curiga melihat posisi korban yang tergeletak diam tak bergerak.
Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, korban sebenarnya masih terlihat beraktivitas pada pukul 06.30 WIB. "Korban sebelumnya terpantau masih duduk sambil minum di sekitar lokasi," ungkap salah satu warga.
Mengetahui kondisi korban yang sudah tidak bernyawa, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Cepu. Petugas yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cepu, AKP Edi Santosa, bersama tim medis segera meluncur ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah ke RSUD R. Soeprapto Cepu guna proses visum luar.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, melalui Kapolsek Cepu AKP Edi Santosa, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak adanya unsur pidana dalam peristiwa ini.
"Berdasarkan pemeriksaan luar oleh dr. Zara Fitria dan tim RSUD R. Soeprapto, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban," jelas AKP Edi Santosa.
Namun, tim medis menemukan adanya luka infeksi bernanah yang cukup parah di bagian tumit kaki kanan korban. Kondisi luka tersebut diduga tidak mendapatkan perawatan medis yang layak dalam waktu lama.
"Diduga kuat korban meninggal dunia akibat komplikasi infeksi dari luka di kakinya tersebut," tambahnya.
Di lokasi kejadian, pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang milik korban sebagai barang bukti, antara lain:
- Satu unit ponsel merk Nokia.
- Pakaian, jaket kulit, dan sarung.
- Satu buah kruk (tongkat alat bantu jalan).
- Perlengkapan perban serta obat-obatan pribadi.
Pihak kepolisian saat ini telah berkoordinasi dengan keluarga korban. "Jenazah telah kami serahkan kepada pihak keluarga di Bojonegoro untuk proses pemakaman lebih lanjut," pungkas AKP Edi Santosa. (bp).
Lebaran Berasa 'Milik Negara': Plt Sekwan Blora Mudik Pakai Pelat Merah, Mertua Senang Rakyat Menangis?
kabupaten blora
BLORA, MCE - Definisi "Fasilitas Negara, Kebahagiaan Keluarga" sepertinya dihayati betul oleh Plt Sekretaris DPRD Blora, Agus Listiyono. Tepat pada Sabtu, 21 Maret 2026 (suasana Lebaran), di saat rakyat antre tiket mudik sampai berdarah-darah, Pak Plt kita ini dengan santainya memacu mobil dinas berpelat K 28 E menembus batas kota demi silaturahmi ke rumah mertua di Sragen.
Agendanya pun sangat efisien: Pukul 10.00 WIB setor muka ke Bupati, pukul 11.00 WIB meluncur ke orang tua di Kunduran, dan puncaknya pukul 15.30 WIB, beliau "gas pol" menuju Sragen. Sayangnya, efisiensi waktu ini menggunakan sarana yang kurang tepat sasaran. Sekitar pukul 17.00 WIB, saat melintas di Jalan Raya Tangen, Sragen, mobil negara ini terjepret kamera netizen dan langsung jadi "bintang iklan" dadakan di media sosial.
Kini, setelah viral, jurus pamungkas pun keluar: Minta Maaf. Klasik. Pertanyaannya, kalau nggak ketahuan netizen pada sore hari itu, kira-kira bakal minta maaf atau malah lanjut tur antarkota lagi pakai bensin rakyat, Pak? (bp).
Gandeng Baznas, Bupati Yuhronur Lepas Keberangkatan Bus Balik Gratis di Stadion Surajaya
kabupaten lamongan
LAMONGAN, MCE – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat pasca-lebaran. Bertempat di Stadion Surajaya, Selasa (24/3), Bupati Lamongan Yuhronur Efendi secara resmi memberangkatkan 146 peserta program "Balik Gratis" menuju Ibu Kota Jakarta.
Program ini menjadi agenda rutin tahunan Pemkab Lamongan sebagai bentuk kepedulian dan fasilitas bagi warga yang hendak kembali mengadu nasib di perantauan setelah merayakan Hari Raya Idulfitri di kampung halaman.
Pada tahun ini, sebanyak tiga armada bus dikerahkan untuk mengangkut para pemudik. Menariknya, pelaksanaan program ini merupakan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lamongan, yang memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan tertib dan tanpa pungutan biaya bagi masyarakat.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut menyampaikan rasa syukurnya atas tingginya antusiasme warga. Ia mencatat bahwa kuota pendaftaran yang dibuka jauh-jauh hari selalu terpenuhi dalam waktu singkat, menandakan program ini sangat dinantikan masyarakat.
“Alhamdulillah, program balik gratis tahun ini bekerja sama dengan Baznas Lamongan berjalan dengan sangat baik dan tertib. Melihat antusiasme yang luar biasa, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan. Mudah-mudahan tahun depan armada bisa kita tambah menjadi 5 atau 6 bus,” ujar Pak Yes di sela-sela prosesi pemberangkatan.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Lamongan ini menegaskan bahwa jajaran Pemerintah Kabupaten bersama Forkopimda akan terus melakukan evaluasi demi menyempurnakan fasilitas transportasi bagi pemudik di masa mendatang.
“Kami senantiasa berupaya menyambut dan melepas kembali para pemudik dengan sebaik-baiknya. Jika masih terdapat kekurangan, tentu akan menjadi bahan perbaikan dan penyempurnaan agar pelayanan ke depan semakin maksimal bagi seluruh warga Lamongan,” pungkasnya.
Suasana haru dan ceria mewarnai keberangkatan para perantau. Dengan pengawalan ketat dan koordinasi yang matang, rombongan bus balik gratis ini diharapkan sampai di tujuan dengan selamat dan membawa semangat baru untuk kembali bekerja. (bp).
Fasilitasi Arus Balik Gratis, Pesan Hangat Bupati Bojonegoro: "Jaga Nama Baik Daerah di Tanah Rantau"
kabupaten bojonegoro
BOJONEGORO, MCE – Penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro secara resmi memfasilitasi keberangkatan warga yang akan kembali ke tanah perantauan setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman. Prosesi pemberangkatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati, Nurul Azizah, pada Selasa (24/3/2026).
Kegiatan yang berpusat di titik keberangkatan utama ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, perwakilan Satlantas Polres Bojonegoro, serta Jasa Raharja guna memastikan aspek keamanan dan kenyamanan para penumpang.
Dalam sambutannya yang menyentuh, Bupati Setyo Wahono menekankan bahwa arus balik kali ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan membawa bekal semangat baru setelah berkumpul dengan keluarga tercinta.
"Balik dengan semangat dan kebahagiaan yang tiada duanya. Tidak seperti biasanya pulang ke rumah karena suatu keperluan, tetapi kali ini karena Lebaran, bisa berkumpul bersama keluarga," ungkap Bupati di hadapan ratusan pemudik.
Lebih lanjut, Bupati juga menitipkan pesan mendalam bagi seluruh warga Bojonegoro yang mengadu nasib di luar daerah. Beliau mengapresiasi peran para perantau sebagai duta daerah yang membawa nama baik Bojonegoro di kancah nasional.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, kami mengucapkan terima kasih. Njenengan sebagai perantau yang bekerja di wilayah orang lain tetap menjaga nama baik Bojonegoro,” tambahnya dengan penuh apresiasi.
Program fasilitasi arus balik ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Bojonegoro dalam memberikan pelayanan publik yang nyata, sekaligus memastikan warga dapat kembali bekerja dengan aman, nyaman, dan penuh motivasi. Kehadiran jajaran pimpinan daerah hingga tingkat Satlantas dan Jasa Raharja juga menjamin bahwa setiap prosedur keselamatan perjalanan telah terpenuhi dengan standar yang ketat. (bp).
#BojonegoroProduktif #ArusBalik2026 #SetyoWahono #NurulAzizah #MudikBojonegoro
Berita Terbaru
CABDINDIK WILAYAH BOJONEGORO (Kab. BOJONEGORO - TUBAN)
idulfitri2026
Pengikut
Populer Pekan Ini
-
JAKARTA, MCE – Pemerintah akhirnya mengakhiri spekulasi publik terkait wacana pengalihan sistem pendidikan ke jalur daring. Meski ketegan...
-
LAMONGAN, MCE – Suasana khidmat menyelimuti halaman SMP Muhammadiyah 17 Keduyung, Laren, Lamongan, pada Jumat pagi (20/03/2026). Ribuan j...
-
BLORA, MCE - Definisi "Fasilitas Negara, Kebahagiaan Keluarga" sepertinya dihayati betul oleh Plt Sekretaris DPRD Blora, Agus L...
-
BOJONEGORO, MCE – Suasana khidmat dan penuh kemenangan menyelimuti Masjid Agung Darussalam, Bojonegoro, pada Sabtu (21/3/2026). Di tengah ...
-
JAKARTA, MCE – Sepertinya masa-masa menghirup udara segar sambil ngopi santai di teras rumah kawasan Condet harus berakhir lebih cepat ...






