Revolusi Sampah Jadi Listrik: Lamongan Si Pasok 92 Ton Sampah untuk Proyek Strategis Nasional PSEL
kabupaten lamonganLAMONGAN, MCE - Persoalan sampah perkotaan kini bukan lagi sekadar tantangan lingkungan, melainkan peluang besar menuju kemandirian energi. Kabupaten Lamongan mengambil langkah progresif dengan menyatakan kesiapannya mendukung penuh percepatan Implementasi Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat menghadiri audiensi strategis bersama Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Bidang Pangan, Managing Director Investment Danantara, serta PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera). Pertemuan penting ini berlangsung dalam agenda Kunjungan Kerja di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Senin (31/8).
Program PSEL dihadirkan sebagai solusi komprehensif dalam mengurai volume sampah hulu hingga hilir yang kian menumpuk. Melalui kolaborasi lintas daerah di Jawa Timur, proyek ambisius ini tidak hanya berorientasi pada pengurangan beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), tetapi juga mengonversi limbah padat menjadi sumber energi terbarukan yang bernilai ekonomis tinggi.
Dalam pemaparannya, Bupati yang akrab disapa Bupati Yes ini menyampaikan bahwa Lamongan telah menunjukkan progres signifikan. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan teknis, Lamongan kini mampu menyiapkan pasokan 92 ton sampah per hari dari target 100 ton yang ditetapkan. Pemerintah Kabupaten Lamongan pun terus mengoptimalkan berbagai potensi agar target penuh dapat segera tercapai.
Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Lamongan akan segera memperkuat sinergi melalui kerja sama strategis dengan pihak eksternal. Langkah ini diambil guna memastikan distribusi sampah dari wilayah Lamongan menuju fasilitas PSEL dapat berjalan lancar, efisien, dan berkelanjutan.
Transformasi hijau ini diyakini mampu memberikan dampak ganda: mewujudkan lingkungan yang lebih bersih sekaligus menghadirkan nilai tambah nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas. (s.genk).






