Selasa, 09 Juni 2026

​Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Pendidikan Vokasi dan Industri ​





​BOJONEGORO, MCE – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kian serius memangkas angka pengangguran terbuka dengan mempererat sinergi antara dunia pendidikan, sektor industri, dan pemerintah. Langkah strategis ini difokuskan untuk memastikan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.


​Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) dan Bursa Kerja Khusus (BKK) yang berlangsung di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro, Senin (8/6/2026). Forum ini menghadirkan 72 pemangku kepentingan, mulai dari unsur perguruan tinggi, asosiasi dunia usaha, hingga 45 Ketua BKK se-Kabupaten Bojonegoro.


​Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi lintas sektor yang berhasil membawa Bojonegoro meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Timur atas capaian penurunan angka pengangguran.


​"Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi yang kita bangun mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ke depan, tantangan pembangunan semakin kompleks, sehingga sinergi ini harus terus kita perkuat untuk mencapai target RPJMD yang terukur," ujar Wabup Nurul Azizah dalam sambutannya.


​Wabup juga menyoroti urgensi peran SMK sebagai pencetak tenaga kerja kompeten. Mengingat terdapat 122 SMK dengan total 25 ribu siswa di Bojonegoro, di mana setiap tahunnya terdapat sekitar 7 ribu lulusan baru yang masuk ke dunia kerja.


​"Pelatihan kerja harus tepat sasaran. Jangan hanya mengejar kuantitas peserta, namun harus ada pendampingan berkelanjutan hingga mereka benar-benar terserap di dunia kerja atau mampu mandiri," tegasnya.


​Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, mengungkapkan bahwa lulusan SMK masih menjadi penyumbang terbesar angka pengangguran terbuka. Optimalisasi peran BKK menjadi kunci krusial sebagai jembatan informasi antara dunia pendidikan dan industri.

Berdasarkan data tracer study terkini, sebanyak 2.872 tenaga kerja telah berhasil diserap melalui 45 BKK aktif di Bojonegoro. Tiga institusi dengan capaian penempatan tertinggi meliputi SMKN Purwosari (323 orang), SMKN Kasiman (293 orang), dan SMKN 1 Bojonegoro (288 orang).


​Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Disperinaker Kabupaten Bojonegoro terus menggenjot berbagai program strategis, di antaranya:


​• Penyelenggaraan Mini Job Fair dan Job Fair utama secara berkala.


• ​Pelatihan berbasis sertifikasi kompetensi.


​• Penyediaan layanan Grup Solusi Kerja dan Ruang Konsultasi Kerja.


​• Seminar pengembangan soft skill bagi calon tenaga kerja.


​Melalui upaya kolaboratif ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro optimistis dapat terus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat melalui ketersediaan lapangan pekerjaan yang mumpuni. (bp). 

Senin, 08 Juni 2026

1.126 Jamaah Haji Asal Tuban Tiba dengan Selamat, Disambut Hangat Keluarga




TUBAN, MCE – Sebanyak 1.126 jamaah haji asal Kabupaten Tuban yang tergabung dalam kloter 26, 27, 28, dan 29 telah tiba kembali di Kabupaten Tuban dengan selamat. Kedatangan para tamu Allah tersebut berlangsung secara bertahap di Kompi Senapan C Tuban, mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, Senin (08/06/2026).


Suasana haru dan bahagia tampak menyelimuti lokasi penyambutan. Ratusan keluarga telah menunggu sejak pagi untuk menyambut kepulangan para jamaah yang telah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Tangis haru, pelukan hangat, dan ungkapan syukur mewarnai pertemuan kembali antara jamaah dan keluarga mereka.


Mewakili Bupati Tuban, Asisten bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, dr. Masyhudi, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jamaah haji dalam keadaan selamat. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, mulai dari proses pemberangkatan hingga pemulangan jamaah.


“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung rangkaian penyelenggaraan ibadah haji sehingga berjalan lancar," ungkapnya. Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.


Lebih lanjut, dr. Masyhudi mengingatkan para jamaah haji untuk tetap menjaga kondisi kesehatan setelah menjalani perjalanan panjang dan aktivitas ibadah yang cukup padat selama di Tanah Suci. Menurutnya, masa pemulihan fisik perlu menjadi perhatian agar para jamaah dapat kembali beraktivitas dengan baik. Para jamaah diharapkan tetap menjaga kondisi tubuh dengan memperhatikan pola makan yang sehat, mencukupi kebutuhan istirahat. "Bila perlu dapat melakukan pemeriksaan kesehatan apabila diperlukan,” pesannya. 


Pemulangan jamaah haji ini menandai berakhirnya rangkaian pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 bagi jamaah asal Kabupaten Tuban. Pemkab Tuban berharap seluruh jamaah memperoleh predikat haji mabrur serta dapat menjadi teladan di tengah masyarakat dengan membawa nilai-nilai keteladanan, keikhlasan, dan semangat kebersamaan yang diperoleh selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. 


Rencananya, sebanyak 142 jamaah haji Kabupaten Tuban yang tergabung di kloter 30 akan tiba di Kompi Senapan C Tuban pada pukul 23.00 WIB. Keluarga penjemput diminta mematuhi prosedur penjemputan jamaah haji agar prosesnya berjalan lancar. (bp).

Humas Tak Lagi Sekadar Publikasi, Pemkab Tuban Bekali ASN Jadi Content Creator Pemerintah




Tuban, MCE – Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara pemerintah berkomunikasi dengan masyarakat. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Pelatihan Government Branding dan Digital Public Relations dengan tema “Membangun Visual Communication Content untuk Government Branding” yang diikuti 52 peserta dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan se-Kabupaten Tuban.


Kegiatan yang berlangsung di Gedung Assessment and Development Center Tuban tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Kabupaten Tuban, Agus Heru Purnomo, yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban.


Dalam sambutan Sekretaris Daerah yang dibacakannya, Agus Heru Purnomo menyampaikan bahwa peran humas pemerintah saat ini tidak lagi sebatas menyebarluaskan informasi dan mendokumentasikan kegiatan. Di era digital, humas pemerintah dituntut mampu bertransformasi menjadi kreator konten yang mampu mengemas informasi publik secara menarik, edukatif, dan mudah dipahami masyarakat.


Menurutnya, komunikasi publik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pemerintah. Berbagai kebijakan, inovasi, layanan publik, maupun capaian pembangunan perlu dikomunikasikan secara efektif agar dapat diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Lebih lanjut disampaikan bahwa sesuai arahan Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, setiap OPD perlu lebih aktif dalam menyampaikan informasi mengenai program dan kegiatan yang dilaksanakan. Publikasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun citra positif instansi, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperkuat branding Kabupaten Tuban.


"Setiap perangkat daerah memiliki program dan inovasi yang baik. Tugas kita adalah memastikan informasi tersebut tersampaikan kepada masyarakat dengan cara yang menarik, mudah dipahami, dan memanfaatkan berbagai platform digital yang tersedia," demikian pesan Sekretaris Daerah yang dibacakan Agus Heru Purnomo.


Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan aparatur pemerintah dalam bidang komunikasi digital, pengelolaan media sosial, pembuatan konten visual, serta strategi membangun citra organisasi melalui media digital.


Pada hari pertama, peserta memperoleh materi dari narasumber Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Tuban, Dadang Budi Setiawan dan Ahmad Sofiudin Latif. Materi yang disampaikan meliputi komunikasi publik pemerintah, strategi publikasi digital, pengelolaan media sosial instansi, teknik penulisan berita, hingga pentingnya branding pemerintah melalui konten yang berkualitas.


Selanjutnya, pada hari kedua hingga hari keempat, peserta akan mendapatkan pendampingan dan pelatihan teknis dari Campus Digital Semarang. Berbagai materi praktis akan diberikan, mulai dari desain konten digital, optimalisasi platform digital, hingga strategi membangun identitas dan citra organisasi di ruang digital.


Sebagai tahapan akhir, seluruh peserta akan mengikuti sertifikasi uji kompetensi pada hari Jumat. Sertifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kompetensi yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas di masing-masing instansi.


Agus menekankan, melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tuban berharap setiap OPD dan kecamatan memiliki sumber daya manusia yang mampu menjalankan fungsi kehumasan secara profesional, adaptif, dan kreatif. "Dengan demikian, informasi pembangunan dan pelayanan publik dapat tersampaikan secara lebih luas, cepat, dan efektif, sekaligus memperkuat branding Kabupaten Tuban di era digital". pungkasnya. (bp).

PKK Kabupaten Tuban Terima Kunjungan PKK Kabupaten Sukamara




TUBAN, MCE – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tuban menerima kunjungan kaji tiru TP PKK Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, di Bank Sampah Tulip RW 01 Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Senin (08/06/2026). Rombongan TP PKK Kabupaten Sukamara yang dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Sukamara, Hj. Riviana Wahyuningrum, disambut langsung Ketua TP PKK Kabupaten Tuban, Ayuk Krisnawati Joko Sarwono, beserta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tuban dan pengelola Bank Sampah Tulip.


Kunjungan tersebut menjadi sarana berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait pengelolaan bank sampah sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.


Ketua TP PKK Kabupaten Tuban, Ayuk Krisnawati Joko Sarwono menyampaikan kunjungan kaji tiru tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat.

“Kesempatan ini menjadi momen untuk mempererat silaturahmi dan kolaborasi antar lembaga," ungkapnya. Selain itu, juga menjadi wahana untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman sehingga dapat saling menginspirasi dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat.


Ayuk Krisnawati menjelaskan Bank Sampah Tulip RW 01 Desa Prunggahan Kulon menjadi bank sampah binaan TP PKK Kabupaten Tuban. Keberadaan bank sampah merupakan salah satu contoh nyata pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Keberhasilan bank sampah tersebut tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat serta dukungan penuh pemerintah desa dan berbagai pihak terkait.


Bank Sampah Tulip menjadi bukti bahwa pengelolaan lingkungan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat apabila dilakukan secara bersama-sama. Program ini tumbuh dan berkembang berkat dukungan warga serta pemerintah desa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.



Ketua TP PKK Kabupaten Tuban juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan TP PKK Kabupaten Sukamara yang memilih Kabupaten Tuban sebagai lokasi kaji tiru. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tuban. Semoga kunjungan ini memberikan manfaat, menambah wawasan, serta membawa kesan yang positif dan mendalam bagi seluruh peserta,” tuturnya.


Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sukamara, Hj. Riviana Wahyuningrum, mengungkapkan kunjungan tersebut dilakukan untuk menambah wawasan dan referensi terkait pengelolaan bank sampah yang telah berjalan baik di Kabupaten Tuban. Pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan program serupa di Kabupaten Sukamara.


Riviana Wahyuningrum menambahkan konsep pengelolaan sampah yang diterapkan Bank Sampah Tulip menunjukkan bahwa sampah memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik. Melalui kegiatan pemilahan dan penjualan sampah, masyarakat dapat memperoleh tambahan penghasilan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga.


Lebih lanjut, program seperti ini sangat inspiratif karena mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. Selain menjaga lingkungan tetap bersih, keberadaan bank sampah juga menjadi potensi ekonomi yang dapat menambah pendapatan keluarga. "Pengalaman yang kami peroleh hari ini tentu akan menjadi bahan pembelajaran berharga untuk diterapkan dan dikembangkan di Kabupaten Sukamara,” pungkasnya.


Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Tuban dan TP PKK Kabupaten Sukamara berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan program pemberdayaan keluarga, peningkatan kualitas lingkungan, serta penguatan peran masyarakat dalam pembangunan daerah. (bp).

​Tampil Perkasa, Tim Sepak Takraw Bojonegoro Sukses Taklukkan Panggung Kejurprov 2026





​BOJONEGORO, MCE – Sektor olahraga Kabupaten Bojonegoro kembali menorehkan tinta emas di tingkat provinsi. Kali ini, prestasi gemilang berhasil diamankan oleh para atlet terbaik daerah dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sepak Takraw 2026. Senin (8/6/2026). 


​Tidak tanggung-tanggung, kontingen Bojonegoro sukses membawa pulang dua gelar bergengsi sekaligus dari dua kategori yang berbeda. Pada kategori U-23 Putra, ketangguhan tim Bojonegoro berhasil mengantarkan mereka berdiri di podium tertinggi sebagai Juara 1. Sementara itu, regenerasi atlet di tingkat pelajar juga menunjukkan taji yang luar biasa dengan raihan Juara 3 Putra pada kategori Antar SMA/SMK se-Jawa Timur.


​Capaian impresif ini menjadi bukti nyata bahwa kombinasi antara kerja keras, disiplin tinggi, dan semangat juang yang tak kenal lelah mampu melahirkan bibit-bibit juara yang mengharumkan nama daerah di kancah regional.


​Keberhasilan luar biasa ini tentu tidak lepas dari sinergi kuat di balik layar. Dukungan penuh dari jajaran pelatih, official, orang tua, pihak sekolah, hingga doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Bojonegoro menjadi bahan bakar utama bagi para atlet untuk tampil maksimal di lapangan.


​Apresiasi yang setinggi-tingginya patut diberikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi aktif dalam pembinaan jangka panjang cabang olahraga sepak takraw di Bojonegoro. Harapannya, momentum juara di Kejurprov 2026 ini tidak hanya menjadi perayaan sesaat, melainkan menjadi pemantik motivasi bagi para atlet untuk terus mengasah kemampuan.


​Dengan konsistensi dan pembinaan yang tepat, langkah para patriot olahraga Bojonegoro ini diyakini akan melangkah lebih jauh demi mengejar prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional hingga panggung internasional. (bp). 

Minggu, 07 Juni 2026

​Sembunyi di Pelosok Bangli, Sindikat Hashish Internasional Asal Rusia Digulung Tim Gabungan Setelah Aksi Kejar-kejaran Menegangkan



BALI, MCE – Sebuah operasi senyap berskala internasional yang melibatkan tim gabungan lintas instansi berhasil membongkar jaringan penyelundupan narkotika kelas kakap di Pulau Dewata. Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bea dan Cukai, serta Polda Bali, sukses menggagalkan penyelundupan 7,8 kilogram Hashish siap edar yang dikendalikan oleh jaringan warga negara asing (WNA) asal Rusia.


​Drama penangkapan yang berlangsung pada Jumat (5/6) pagi di Dusun Kayang, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli ini sempat diwarnai aksi kejar-kejaran bak film laga, di mana salah satu tersangka nekat mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan hingga melukai warga setempat.


​Kronologi Penyelundupan: Terdeteksi Sejak di Soekarno-Hatta


​Pengungkapan kasus besar ini bermula dari kejelian petugas Bea dan Cukai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Petugas mencurigai sebuah koper milik seorang penumpang wanita berkebangsaan Rusia berinisial KK (52). Berdasarkan hasil pemindaian, koper tersebut diketahui memuat zat narkotika jenis hashish—bentuk padatan pekat dari tanaman ganja—yang dibawa langsung dari Thailand dengan tujuan akhir Bali.

Alih-alih langsung menyergap di tempat, tim gabungan melakukan strategi controlled delivery (membuntuti pergerakan target) untuk membongkar jaringan penerimanya di Bali.


​• Perjalanan Darat: Usai mendarat, KK melanjutkan perjalanan menggunakan mobil sewaan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.


​• Menyeberang ke Bali: KK menyeberang ke Pulau Bali pada dini hari pukul 01.30 WIB.


​• Penjemputan di Gilimanuk: Setibanya di Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 03.00 WITA, KK langsung dijemput oleh seorang pria yang juga kompatriotnya sesama WNA Rusia, berinisial SK (40).


​Aksi Kejar-kejaran Menegangkan hingga ke Pelosok Bangli


​Puncak ketegangan terjadi ketika petugas bergerak melakukan penangkapan setelah KK diturunkan bersama koper pembawa petaka tersebut. Menyadari dirinya telah dikepung oleh aparat, tersangka SK langsung menginjak gas dalam-dalam untuk melarikan diri menggunakan kendaraan roda empat yang dibawanya.


​Dalam pelariannya yang membabi buta, SK mengemudikan mobil dengan kecepatan sangat tinggi dan ugal-ugalan di jalur pedesaan. Demi meloloskan diri dari kejaran petugas, ia bahkan sempat menabrak beberapa warga lokal yang berada di sepanjang rute pelariannya. Namun, pelarian nekat SK akhirnya terhenti setelah tim gabungan berhasil memblokade jalan dan melumpuhkannya di kawasan Dusun Kayang, Bangli.


​"Kami telah berhasil mengamankan barang bukti narkotika berupa Hashish (bentuk padatan dari tanaman ganja) dengan berat brutto mencapai 7,8 Kilogram. Selain itu, kami juga menyita barang bukti non-narkotika seperti paspor para tersangka, beberapa unit ponsel, dan satu unit kendaraan roda empat yang digunakan dalam pelarian," ungkap Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto dalam keterangan resminya.


​Perburuan Belum Berakhir: Diduga Ada Jaringan Rusia Lain di Bali


​Keberhasilan menggagalkan penyelundupan senilai miliaran rupiah ini tidak membuat petugas menurunkan kewaspadaan. Pihak berwenang menduga kuat bahwa Bali sengaja dijadikan episentrum peredaran narkotika jenis hashish ini oleh jaringan ekspatriat asing.


​Saat ini, BNN RI terus melakukan koordinasi intensif dengan Direktorat Jenderal Imigrasi, Bea dan Cukai, serta Polda Bali guna melakukan pengembangan kasus. Petugas tengah memburu potensi adanya tersangka atau jejaring WNA Rusia lainnya yang masih bersembunyi di wilayah Bali.


​Kedua tersangka kini menghadapi ancaman hukuman berat berat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur sanksi maksimal berupa hukuman mati atau penjara seumur hidup bagi penyelundup narkotika golongan I dalam jumlah besar. (bp). 

Sumber: Humas dan Protokol BNN RI. 

Sabtu, 06 Juni 2026

Medhayoh Bojonegoro: Ribuan Scooterist Se-Indonesia Sukses Guncang GOR Dander!



BOJONEGORO, MCE – Ribuan pencinta motor Vespa (scooterist) dari berbagai penjuru tanah air tumpah ruah memadati kawasan GOR Utama Bojonegoro (Gedung Olahraga Dabonsia), Dander, Kabupaten Bojonegoro. Mereka hadir untuk merayakan ajang Vespapora #2 yang berlangsung selama dua hari penuh, dari Sabtu hingga Minggu, 6-7 Juni 2026.


Mengusung jargon "Bervespa Bersaudara", ajang silaturahmi skala nasional ini sukses merajut kebersamaan lintas generasi. Mulai dari kawula muda, komunitas vespa klasik, vespa modifikasi ekstrem (brondol), hingga para orang tua yang memboyong keluarga kecil mereka, semuanya larut dalam kehangatan aroma oli samping dan deru mesin kanan yang khas.


​Panggung Hiburan Pecah oleh Momonon


​Kemeriahan acara memuncak pada Sabtu malam (6/6/2026). Ribuan pasang mata dibuat bergoyang bersama saat grup band reggae ternama tanah air, Momonon, menghentak panggung utama. Alunan musik yang santai namun enerjik itu sukses menghadirkan suka cita mendalam bagi seluruh Vespa Mania yang hadir dari berbagai daerah seperti Tuban, Blora, Lamongan, hingga luar Jawa.


​"Ajang ini seperti kenduri tahunan yang sangat kami rindukan. Ikatan persaudaraannya luar biasa, di jalan kami saling sapa, dan di sini kami berkumpul melepas penat bersama rekan sealiran," ujar Badrun, salah satu scooterist asal Purwosari yang datang bersama rombongan.


​Dongkrak Ekonomi UMKM dan Sektor Pariwisata

Tidak sekadar kumpul-kumpul biasa, Vespapora #2 juga menjadi berkah tersendiri bagi perekonomian lokal Bojonegoro. Panitia menyediakan puluhan lapak bursa jual-beli suku cadang (sparepart), merchandise khas, panggung Dyno Test, hingga stan bazar UMKM kuliner yang dipadati pengunjung sepanjang acara.


​Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, Welly Fitrama, yang turut hadir menyapa para scooterist dari atas panggung menyampaikan apresiasi besarnya. Menurutnya, Vespa bukan lagi sekadar moda transportasi kuno, melainkan simbol gaya hidup gotong royong yang mampu menembus sekat sosial.


​"Satu Vespa Berjuta Saudara itu nyata. Agenda Vespapora ini sejalan dengan slogan Medhayoh Bojonegoro. Kami berharap kegiatan positif ini bisa terus bersinergi dengan program pemerintah daerah dalam memperkenalkan potensi wisata, seperti wisata Geopark, sekaligus menghidupkan perekonomian para pelaku UMKM kita," tutur Welly.


​Hadiah Utama 1 Unit Vespa


​Guna menambah antusiasme peserta, pihak panitia juga menyediakan berbagai macam doorprize menarik selama dua hari pelaksanaan, dengan hadiah utama yang paling dinanti-nanti berupa 1 unit motor Vespa.


​Hingga Minggu siang (7/6/2026), rombongan scooterist masih tampak silih berganti memadati area GOR Dander, bertukar cerita mengenai mesin tua sebelum akhirnya melakukan rolling thunder (touring bersama) menyusuri beberapa destinasi ikonik di Kota Ledre. Persaudaraan di atas roda dua ini sekali lagi membuktikan bahwa aspal jalanan bisa menyatukan perbedaan. (bp). 

Sumber dan dokumentasi: Bpk. Agus

Berita Terbaru