Tampil Memukau di Deli Serdang, Meylanie Nabillavaissa Sukses Raih Mahkota Duta Ekraf di POI 2026
kabupaten lamonganDELI SERDANG, MCE – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh putra-putri terbaik Kabupaten Lamongan di panggung nasional. Meylanie Nabillavaissa sukses menyabet gelar bergengsi sebagai Duta Ekonomi Kreatif dalam malam puncak grand final Pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 yang digelar di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis malam (2/7).
Ajang bergengsi berskala nasional ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-80 Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
Keberhasilan Meylanie membawa pulang gelar tersebut mendapat apresiasi luar biasa dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lamongan. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, bahkan hadir secara langsung di lokasi acara untuk memberikan suntikan motivasi dan dukungan moral kepada perwakilan daerahnya.
Bupati yang akrab disapa Bupati Yes tersebut tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh Meylanie. Ia berharap, amanah baru sebagai Duta Ekonomi Kreatif ini dapat menjadi motor penggerak bagi generasi muda di Lamongan untuk terus berinovasi dan menggali potensi diri.
"Kami sangat bangga dengan capaian yang diraih Meylanie Nabillavaissa. Kehadiran kami di sini adalah wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendukung penuh putra-putri daerah yang berprestasi," ujar Bupati Yes di sela-sela acara.
Lebih lanjut, Bupati Yes menegaskan bahwa gelar ini bukan sekadar piala, melainkan jembatan emas untuk membawa produk-produk kreatif lokal Lamongan ke pasar yang lebih luas.
"Gelar Duta Ekonomi Kreatif ini adalah langkah awal untuk semakin memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Lamongan di kancah nasional. Ini juga menjadi bukti nyata bahwa kualitas SDM Lamongan mampu bersaing ketat dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa," pungkasnya.
Pencapaian Meylanie ini diharapkan mampu memicu semangat transformasi digital dan kreativitas di kalangan milenial serta Gen Z Lamongan, sekaligus memperkuat posisi kabupaten ini sebagai salah satu lumbung industri kreatif yang diperhitungkan di Indonesia. (s.genk).






