Selasa, 15 September 2026

Akses Jalan SMAN 1 Bangilan Rusak Parah Sejauh 1 Km, Keluhan Civitas Akademika Lempar Handuk ke Siapa




​TUBAN, MCE - Kondisi infrastruktur jalan menuju ke sekolah kembali menjadi sorotan. Akses jalan masuk sepanjang kurang lebih 1 kilometer menuju SMAN 1 Bangilan dikeluhkan oleh para civitas akademika akibat kondisinya yang hancur dan memprihatinkan. Selasa (19/9/2026). 


​Di tengah keluhan yang kian santer, teka-teki mengenai pihak yang bertanggung jawab atas perbaikan jalan tersebut menuai tanda tanya besar. Pasalnya, pihak sekolah melalui Wakil Kepala Sekolah (Waka) Humas, Marwan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala desa setempat untuk mencari solusi bersama. Namun, jawaban yang diterima justru menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur tersebut bukan merupakan wewenang pihak desa.


​Pernyataan ini sontak memicu reaksi dari berbagai kalangan, salah satunya datang dari Tim Pemerhati Pendidikan Indonesia (PPI). Tim PPI dengan tegas mendesak pihak-pihak terkait agar segera turun tangan dan memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah di area fasilitas pendidikan ini.


“Pertanyaannya, ini sebenarnya kewenangan siapa?” ungkap salah satu perwakilan Tim PPI yang menyayangkan lambatnya kejelasan penanganan infrastruktur penunjang pendidikan tersebut.


​Mengingat akses jalan ini setiap harinya dilintasi oleh ratusan siswa, guru, serta tenaga kependidikan, publik kini menanti langkah konkret dari instansi berwenang di tingkat kabupaten untuk segera mengambil alih dan membenahi jalur vital menuju SMAN 1 Bangilan sebelum menimbulkan dampak yang lebih membahayakan bagi keselamatan pengguna jalan. (bp). 

Senin, 14 September 2026

​Resmi Dilantik Prabowo, Suahasil Nazara Emban Amanah Baru Sebagai Menteri Keuangan





​JAKARTA, MCE - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih. Prosesi pelantikan yang sarat khidmat tersebut dilangsungkan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026.


​Pengangkatan ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Kepres) RI Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024–2029.


​Dalam rangkaian acara kenegaraan tersebut, Presiden Prabowo memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan. Suahasil Nazara bersumpah untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti kepada bangsa dan negara.


​Pelantikan strategis ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menjaga stabilitas serta efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Khususnya, dalam memperkuat pengelolaan keuangan dan fiskal negara guna mendukung penuh pencapaian agenda pembangunan nasional ke depan.


​Sejumlah pejabat tinggi negara tampak hadir guna menyaksikan langsung prosesi pelantikan, di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.


​Hadir pula jajaran menteri serta kepala badan anggota Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, hingga Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. (bp). 

​77 PNS Tuban Masuki Purna Tugas, Bupati Lindra Titip Pesan Penting Soal Ini



 TUBAN, MCE - Sebanyak 77 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tuban resmi memasuki masa purna tugas untuk periode Triwulan akhir tahun 2026, yang mencakup TMT (Terhitung Mulai Tanggal) 1 Oktober, 1 November, dan 1 Desember.


​Acara pelepasan yang penuh khidmat dan kehangatan tersebut diselenggarakan di Gedung Korpri Kabupaten Tuban pada Senin (14/9). Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky untuk menyerahkan langsung apresiasi serta melepas para abdi negara yang telah menyelesaikan masa baktinya.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Lindra ini menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas dedikasi serta loyalitas tinggi yang telah diberikan para PNS selama puluhan tahun mengabdi untuk kemajuan Kabupaten Tuban.


"Masa kerja boleh berakhir, tetapi pengalaman, silaturahmi, dan pengabdian untuk masyarakat tetap dapat dilanjutkan dalam bentuk yang berbeda," ujar Bupati Lindra di hadapan puluhan purna tugas.


​Lebih lanjut, Bupati Tuban turut memberikan sejumlah pesan konstruktif bagi para pegawai yang akan segera memasuki babak baru kehidupan ini. Ia mengimbau agar para purna tugas senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental, meluangkan lebih banyak waktu berkualitas bersama keluarga tercinta, serta tetap produktif dengan berkegiatan positif di tengah masyarakat.


​Selain itu, Mas Lindra juga mengingatkan pentingnya perencanaan finansial yang matang. Pengelolaan keuangan yang bijak serta pemeliharaan aset yang telah dikumpulkan selama masa aktif bekerja dinilai menjadi kunci penting untuk menikmati masa pensiun yang mandiri dan sejahtera.


​Pelepasan ini ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir dari Pemkab Tuban atas jasa dan kontribusi nyata para pegawai selama berkarier di pemerintahan. (bp). 

Sabtu, 12 September 2026

Operasi Senyap Satpol PP Probolinggo, 11 Penghuni Embung Miring Diangkut



Probolinggo, MCE - Ada yang bilang informasi itu mahal harganya, tapi buat para pelaku praktik esek-esek di kawasan Embung Miring (EMI), Desa Banjar Sawah, Kecamatan Tegalsiwalan, informasi bocor justru jadi komoditas penyelamat hidup. Sayangnya, strategi "bocor alus" andalan mereka kali ini resmi dipatahkan telak oleh Satpol PP Kabupaten Probolinggo.


​Gerah karena operasi sebelumnya selalu bernasib mirip ghosting—mendekat tapi targetnya sudah kabur duluan—Satpol PP Kabupaten Probolinggo akhirnya menggunakan jurus pamungkas: Operasi Senyap tanpa suara dan tanpa salam.


​Hasilnya? Sangat memuaskan bagi petugas, tapi pastinya bikin gigit jari para target. Tanpa sempat merapikan diri atau pasang gestur pura-pura lugu, sebanyak 11 Pekerja Seks Komersial (PSK) langsung diciduk tanpa ampun pada Jumat (11/9/2026).


​Kasatpol PP Kabupaten Probolinggo, Taupik Alami, blak-blakan membongkar alasan di balik aksi senyap ala ninja ini.

​• Strategi Jitu: Operasi sengaja dirahasiakan rapat-rapat karena laporan sebelumnya selalu bocor sebelum petugas tiba di lokasi.

​• Tarif Terjangkau: Berdasarkan temuan di lapangan, tarif yang dipatok untuk sekali "main" terbilang merakyat, yakni Rp100 ribu plus biaya sewa kamar.

​• Proses Hukum: Seluruhnya langsung digelandang ke Kantor Damkar Satpol PP di Kecamatan Dringu untuk menjalani tes kesehatan dan pendataan identitas.


​Kini, ke-11 "pemain" tersebut harus siap-siap menghadapi kenyataan pahit. Selain didata, mereka juga tengah menjalani pemeriksaan kesehatan intensif guna memastikan apakah ada indikasi penyakit menular atau sekadar muka lama yang gemar ganti panggung.


​Pemerintah daerah sepertinya ingin memberi pesan tegas: kalau mau main kucing-kucingan, pastikan pawangnya tidak ikut turun tangan. Bagaimana, masih mau coba-coba mangkal lagi setelah ini. 


Kira-kira, sampai kapan para "pemain" nekat ini jera dengan tarif seadanya tapi risiko urusan nyawa dan hukum seluas samudra? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar. (bp). 

Pemkab Lamongan Gelontorkan Beasiswa hingga S2 dan Gerakkan Ratusan Guru


​LAMONGAN, MCE - Pendidikan adalah hak segala bangsa, dan di Lamongan, hak itu kini dikawal hingga ke akar rumput. Di tengah dinamika zaman yang kian kompetitif, Pemerintah Kabupaten Lamongan mengambil langkah progresif melalui Program Beasiswa Perintis dan Aksi Biru.


​Langkah tegas ini dikukuhkan langsung oleh Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, saat menghadiri Momentum (Mutu Open House and Education Forum) di SMP Muhammadiyah 7 Paciran, Sabtu (12/9). Komitmen nyata ini sekaligus mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan di angka 76,81—melampaui rata-rata Provinsi Jawa Timur.


​Merajut Asa Lewat Aksi Biru dan Beasiswa Tanpa Batas


​Pemkab Lamongan memastikan tidak ada satupun anak yang tertinggal di gerbang masa depan. Melalui Aksi Biru (Anak Tidak Sekolah Kembali Sekolah melalui Bakti Insan Guru), sebanyak 500 guru pendamping dikerahkan untuk merangkul kembali anak usia 7 hingga 18 tahun yang sempat putus sekolah atau belum pernah mengenyam pendidikan.


​Tidak berhenti di situ, Beasiswa Perintis hadir sebagai jaring pengaman sosial pendidikan yang masif. Program prioritas ini merangkul tiga kategori utama tanpa pandang bulu:

​Kurang Mampu: Menjamin akses bagi keluarga prasejahtera.

​Berprestasi: Mengapresiasi potensi akademik dan non-akademik.

​Penghafal Al-Qur'an: Khusus bagi hafidz minimal 15 juz.


“Mulai SD hingga S2, semua terjawab di Beasiswa Perintis. Ini komitmen kami agar tidak ada anak Lamongan yang putus asa karena biaya,” tegas Wabup Dirham.


​Menatap Tantangan Global dengan Kolaborasi Kolektif


​Wabup Dirham mengingatkan bahwa tantangan masa depan tidak hanya berhenti pada ijazah formal. Penguatan soft skill—seperti kepercayaan diri, public speaking, berpikir kritis, hingga kemampuan mengambil keputusan—kini menjadi kurikulum tak kasat mata yang wajib diasah sejak dini.


​Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, dan pelaku usaha mutlak diperlukan untuk membangun ekosistem pendidikan Lamongan yang berdaya saing global.


​Informasi Penting Pendaftaran


​Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas pendidikan ini, pendaftaran Beasiswa Perintis masih dibuka hingga 30 September 2026. Informasi dan pendaftaran dapat diakses secara mandiri melalui laman resmi:
perintis.lamongankab.go.id


Bagaimana strategi di daerah Anda dalam mengatasi masalah anak putus sekolah dan pemerataan akses pendidikan tinggi. (s.genk). 

Jumat, 11 September 2026

​Siswa SMAN 1 Kalitidu Sabet Juara 1 Floorball Surabaya Rising Championship 2026



​BOJONEGORO, MCE - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Kabupaten Bojonegoro. Tim Floorball putra perwakilan dari SMA Negeri 1 Kalitidu sukses memborong gelar Juara 1 Kategori 3 on 3 KU 18 dalam ajang bergengsi Surabaya Rising Championship Floorball "Road to Porprov 2026". Jumat (11/9/2026). 


​Keberhasilan luar biasa ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan kekompakan tinggi yang ditunjukkan oleh ketiga atlet muda berbakat SMAN 1 Kalitidu, yaitu:

​• Abi Manyu (Kelas X-3)

​• Abil Dwi Prayogo (Kelas XI-8)

​• M. Ronal Handani (Kelas XII-4)


​Ajang Surabaya Rising Championship Floorball sendiri menjadi panggung krusial bertajuk "Road to Porprov 2026", yang menguji mental bertanding serta kematangan strategi para atlet muda dari berbagai daerah.


​Pihak sekolah melalui slogan khasnya terus memotivasi para siswa untuk menjunjung tinggi sportivitas: "Teruslah berprestasi dan menginspirasi, untuk berkarya dan jadilah jawara!"


​Kemenangan gemilang ini diharapkan mampu menjadi momentum serta pijakan awal yang kokoh bagi tim SMAN 1 Kalitidu untuk melangkah lebih jauh, mendulang prestasi puncak, dan mengharumkan nama daerah pada kompetisi Porprov 2026 mendatang.


​Bagaimana tanggapan Anda melihat aksi gemilang para pelajar SMAN 1 Kalitidu yang sukses mengharumkan nama daerah di kancah olahraga regional ini. (bp). 

SMAN 1 Kalitidu Sukses Harumkan Nama Bojonegoro di Ajang Floorball Surabaya Rising Championship 2026





​BOJONEGORO, MCE - Semangat membara ditunjukkan oleh para pelajar SMAN 1 Kalitidu di kancah olahraga regional. Di tengah persaingan yang ketat, tiga siswi berbakat dari sekolah ini sukses membuktikan taringnya dengan merengkuh Juara 3 dalam ajang bergengsi Kejuaraan Surabaya Rising Championship Floorball "Road to Porprov 2026". Jumat (11/9/2026). 

Prestasi gemilang ini dipersembahkan oleh Aslihatul 'Ailiyah (X-5), Rieva Dwi Cantika (XI-1), dan Gheza Elleva Lian Varisca (XII-1) yang turun di kategori 5 vs 5 Putri KU 19. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi institusi sekolah, tetapi juga membawa harum nama Kabupaten Bojonegoro di tingkat Provinsi Jawa Timur.


​Keberhasilan luar biasa ini turut mendapat apresiasi tinggi dari Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro, Maskun, S.Pd., M.M, serta Kepala SMAN 1 Kalitidu, Ninis Aris Wibawati, S.Pd., M.Pd. Dengan mengusung motivasi "Teruslah berprestasi dan menginspirasi, untuk berkarya dan jadilah jawara", pencapaian ini diharapkan mampu memantik motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus menorehkan prestasi gemilang di berbagai bidang, khususnya menyongsong ajang Porprov 2026 mendatang. (bp). 

Berita Terbaru