Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terciduk OTT KPK
jakarta kpk ott penindakan kpkJAKARTA, MCE - Baru juga menjabat dan hangat-hangatnya memimpin kursi kekuasaan, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo sudah bikin ulah yang bikin jidat berkerut dan jempol netizen gatal. Alih-alih sibuk mengurus rakyat, sang bupati justru sukses mendarat manis di ruang pemeriksaan KPK setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), Kamis (15/10/2026).
Nggak tanggung-tanggung, dari tangan sang penguasa daerah ini, tim anti-rasuah mengamankan bungkusan "rezeki nomplok" berupa uang tunai segar yang kalau dihitung-hitung sementara nilainya menyentuh angka Rp 1 miliar!
"Tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai. Masih proses hitung. Hitungan awal sementara sekitar Rp 1 miliar," kata Jubir KPK Budi Prasetyo, pasang badan membeberkan fakta bikin sesak napas.
Operasi Senyap, Jaring Ikan Kakap
Nama Hamenang mendadak jadi pesohor paling dicari setelah Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi bahwa operasi senyap ini sukses menciduk sang bupati, sejumlah pejabat aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Klaten, hingga kawanan pihak swasta yang diduga jadi aktor di balik layar.
Sayangnya, pihak KPK masih jual mahal dan memilih bungkam soal detail kasus maupun siapa saja pesohor lain yang ikut "diangkut" ke gedung merah putih.
Status: Masih sebatas terperiksa.
Waktu Jemput Paksa: KPK punya waktu 1x24 jam buat membongkar dosa-dosa apa saja yang bikin sang bupati kalap mata sampai kantongi duit miliaran rupiah.
Sindir Alus Buat Netizen: Wajar Ismoyo atau Wajar Diciduk?
Namanya emang Hamenang Wajar Ismoyo, tapi netizen +62 langsung kompak memelesetkan judulnya jadi: Wajar Diciduk, Gegara Doyan Nyolong.
Gimana enggak, di tengah rakyat yang masih pusing tujuh keliling mikirin harga sembako dan beban hidup, para pejabat ini malah hobi banget main petak umpet sama uang negara. Baru juga diuji jadi pemimpin, eh, malah kepincut godaan duit segepok.
Kira-kira, uang Rp 1 miliar itu mau buat bagi-bagi THR kilat atau modal nyalon periode selanjutnya, nih, Pak Bupati?
Bagaimana nasib akhir sang bupati setelah 1x24 jam diinterogasi penyidik KPK? Apakah bakal langsung pakai rompi oranye, atau ada drama "masuk angin" lagi? Tulis komentar julidmu di bawah, dan pantau terus kelanjutan beritanya hanya di sini. (bp).






