Jumat, 21 Agustus 2026

"Yo Sinau, Yo Mlayu! Semangat Membara Plt Bupati dan Cabdindik Ponorogo di Merdeka Run 2026"





​PONOROGO, MCE - Aksi inspiratif ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah di Kabupaten Ponorogo dalam memeriahkan peringatan HUT RI. Mengusung tagline khas "Yo sinau.. Yo mlayu-mlayu...", ajang Merdeka Run Ponorogo 2026 sukses digelar secara meriah pada hari ini, 22 Agustus 2026, bertempat di kawasan megah Monumen Reog, Sampung, Ponorogo, Jawa Timur.


​Kegiatan yang diinisiasi oleh Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Ponorogo ini tidak hanya menjadi ajang olahraga rekreasi semata, melainkan simbol sinergi kuat antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah.


​Tampak hadir langsung di garis depan dan berpartisipasi aktif, Plt. Bupati Ponorogo, Dra. Hj. Lisdyarita, M.M., didampingi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo, Maskun, S.Pd., M.M. Keduanya tampak antusias berbaur bersama para peserta, menegaskan bahwa kesehatan fisik dan ketajaman intelektual harus berjalan seiring demi kemajuan daerah.


​• Sinergi Kepemimpinan: Kehadiran Plt. Bupati dan Kepala Cabdindik Ponorogo memberikan teladan nyata (role model) bagi para pendidik, pelajar, serta masyarakat luas tentang pentingnya menjaga kebugaran dan semangat juang.


​• Ikon Kebanggaan Lokal: Pemilihan Monumen Reog di Sampung sebagai titik pusat kegiatan turut mendongkrak daya tarik pariwisata lokal, memadukan semangat nasionalisme kemerdekaan dengan pelestarian budaya khas Ponorogo.


​• Pesan Moral: Tagline "Yo sinau.. Yo mlayu-mlayu..." diterjemahkan oleh netizen dan peserta sebagai motivasi agar generasi bangsa tidak hanya giat menimba ilmu (sinau), tetapi juga sigap bergerak aktif (mlayu) menghadapi tantangan zaman.


​Melalui semangat "Bergerak Bersama Wujudkan Indonesia Maju", ajang Merdeka Run 2026 ini diharapkan mampu mempererat kebersamaan lintas sektoral sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang kokoh di Bumi Reog. (bp). 

Petinggi Unsoed Ubah Kampus Jadi Lapak Dagang Sapi: Rektor hingga WR III Dikandangkan KPK Gegara Jual Beli Kursi Kedokteran



​Jakarta, MCE - Dunia pendidikan tinggi kembali merosot ke titik nadir. Alih-alih mencerdaskan kehidupan bangsa, kampus negeri terkemuka Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto justru disulap para petingginya menjadi pasar basah tempat memperdagangkan kursi mahasiswa baru jalur mandiri. Sabtu (22/8/2026). 


​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menetapkan enam tersangka kasus korupsi, pemerasan, dan gratifikasi penerimaan mahasiswa baru. Ironisnya, barisan pesakitan ini dikomandoi langsung oleh sang Rektor, Ahmad Sodiq.


​"Gelar akademik tinggi ternyata steril dari integritas. Ketika kampus negeri beralih fungsi menjadi ladang pengerukan cuan pribadi, masa depan anak bangsa pun resmi dikomersialkan tanpa ampun."


​Tiga Klaster Busuk: Dari Calon Dokter Gagal hingga Proyek Kanopi


​Dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jumat malam (21/8/2026), Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein membeberkan praktik lancung yang melibatkan pucuk pimpinan Unsoed:


​• Klaster Pertama: Wakil Rektor III Norman Arie Prayoga bersama dua swasta memeras orang tua calon mahasiswa Kedokteran Rp650 juta atas restu Rektor. Tragisnya, sang anak tetap tidak lulus. Uang yang diminta kembali sudah raib dipakai pribadi, hingga berujung skema "tutup lubang" lewat proyek fiktif kampus seperti renovasi kantin dan kanopi.


​• Klaster Kedua: Rektor Ahmad Sodiq menggunakan kaki tangannya, Mulyono, untuk meraup setoran liar Rp680 juta (2025-2026). Dana haram tersebut dibelikan tanah yang licik diatasnamakan sang perantara pribadi.


• ​Klaster Ketiga: Kabag Akademik Eko Sumanto bertindak sebagai makelar utama yang asyik tawar-menawar mahar hingga meraup Rp1,12 miliar, berkat fasilitas user ID khusus yang diberikan Rektor untuk otorisasi instan.


​Daftar Enam Tersangka

​1. Ahmad Sodiq (ASO) – Rektor Unsoed

​2. Norman Arie Prayoga (NAP) – Wakil Rektor III Unsoed

​3. Eko Sumanto (ES) – Kabag Akademik Unsoed

​4. Dian Mulia Wardhana (DMW) – Swasta

​5. Adhi Wiharto (AW) – Swasta

​6. Mulyono alias Nono (MYN) – Swasta / Kepercayaan Rektor


​Ancaman Jerat Hukum


​Keenam tersangka dijerat Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 B UU Tipikor jo Pasal 20 huruf c KUHP. KPK langsung menahan mereka di Rutan Merah Putih selama 20 hari pertama hingga 9 September 2026.


​Ketika para penjaga moral akademik justru menjadi predator masa depan mahasiswa, masihkah ada sisa kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan kita. 


Bagaimana komentar Anda melihat bobroknya integritas para petinggi kampus negeri hari ini. (bp). 

Kamis, 20 Agustus 2026

Pecahkan Kendi, MatsONEro Kobarkan Semangat Gebyar Merah Putih di HUT RI ke-81 ​

Bojonegoro, MCE - Suasana semarak menyelimuti MTsN 1 Bojonegoro saat keluarga besar sekolah ini merayakan HUT RI ke-81 melalui agenda "Gebyar Merah Putih". Acara dibuka dengan aksi simbolis yang menarik perhatian: pemecahan kendi oleh Kepala Madrasah, H. Saifuddin Yulianto, M.Pd.I, sebagai simbol kendali diri dan kesiapan menyongsong masa depan bangsa. Kamis (20/8/2026). 


​Gelombang antusiasme terlihat jelas saat ratusan warga madrasah, mulai dari guru hingga siswa, tumpah ruah mengikuti jalan santai dengan atribut merah putih. Tak sekadar berolahraga, kegiatan ini menjadi ajang penguatan solidaritas. Panitia pun menambah keseruan acara dengan pembagian ragam doorprize menarik bagi para peserta yang beruntung.


​"Ini adalah bukti nyata semangat nasionalisme warga MatsONEro dalam mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif dan bermakna," tambah H. Saifuddin dalam sambutannya.


​Dengan semangat yang menyala, MatsONEro terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa patriotisme yang tinggi. (bp). 


​#MatsONEro #HUTRI81 #Bojonegoro #MadrasahJuara #GebyarMerahPutih

 

Rabu, 19 Agustus 2026

​Tuban Bergetar! Paskibraka 2026 Sukses Kibarkan Merah Putih dengan Sempurna di HUT ke-81 RI




​Tuban, MCE – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tuban tahun 2026 meninggalkan kesan mendalam dan penuh kebanggaan. Sorotan utama tertuju pada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah menunaikan tugasnya dengan sangat gemilang. Rabu (19/8/2026). 


​Apresiasi setinggi-tingginya dan rasa terima kasih yang tak terhingga patut disematkan kepada putra-putri terbaik Tuban yang tergabung dalam Paskibraka 2026 ini. Segala lelah, tetesan keringat, dan kedisiplinan tinggi selama masa pemusatan latihan yang panjang, kini telah terbayar lunas dan membuahkan hasil yang manis.


​Tugas mulia, baik dalam prosesi pengibaran maupun penurunan Sang Saka Merah Putih, dilaksanakan dengan presisi tinggi, penuh kesempurnaan, dan sangat khidmat. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi bukti kedisiplinan mereka, tetapi juga cerminan dari semangat nasionalisme yang membara.


​"Mereka telah menorehkan kebanggaan yang luar biasa bagi diri sendiri, keluarga, dan seluruh masyarakat Kabupaten Tuban. Ini adalah momen bersejarah," ujar salah satu pejabat pemkab Tuban.


​Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh Paskibraka 2026 ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga dan teladan bagi seluruh generasi muda di Tuban. Teruslah berkarya, teruslah mengabdi, dan jadilah kebanggaan bangsa.


​Terima kasih atas semua dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Bravo, Paskibraka Tuban 2026. (bp). 









Pelajar SMAN Jatirogo Kunjungi Kediaman Kapten (Purn.) Bero, Teladani Darah Juang Sang Patriot


​JATIROGO, MCE - Semangat nasionalisme dan rasa hormat terhadap jasa para pahlawan tampak nyata ditunjukkan oleh para generasi muda. Melalui program Anjangsana, sejumlah murid bersama pihak SMAN Jatirogo melaksanakan kunjungan penuh kehangatan ke kediaman seorang Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapten (Purn.) Bero. Rabu (19/8/2026). 


​Kegiatan yang diabadikan dalam momentum kebersamaan ini sarat akan nilai-nilai edukasi karakter. Kapten (Purn.) Bero merupakan sosok pejuang pembela negara yang memulai masa pengabdian militernya pada tahun 1966, dengan akhir masa jabatan sebagai Danramil 0811/09 Jatirogo.


​Kehadiran para siswa-siswi SMAN Jatirogo di kediaman beliau bukan sekadar bersilaturahmi, melainkan upaya merawat ingatan kolektif bangsa agar generasi masa kini tidak melupakan tetesan keringat dan darah para pendahulu. Suasana haru dan khidmat menyelimuti pertemuan tatap muka tersebut, di mana para pelajar tampak antusias mendengarkan petuah serta kisah inspiratif dari sang veteran.


​Langkah nyata SMAN Jatirogo ini mendapat apresiasi positif. Di tengah derasnya arus modernisasi, inisiatif untuk mendekatkan generasi muda langsung dengan saksi sejarah menjadi tamparan telak sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan hari ini dibayar dengan pengorbanan yang luar biasa.


Bagaimana pendapat Anda melihat aksi inspiratif para pelajar SMAN Jatirogo ini dalam menghormati jasa pahlawan bangsa. (bp). 

Rangka Motor Siswa Jadi Sorotan! AHASS Nganjuk & Ngraho Turun Tangan Beri Layanan Pengecekan Gratis Demi Keselamatan Pelajar




​BOJONEGORO, MCE - Keselamatan berkendara bagi pelajar kembali menjadi prioritas utama. Mengantisipasi potensi kerusakan struktur kendaraan—terutama isu rangka yang rentan berkarat—kolaborasi strategis resmi digelar di lingkungan sekolah. Melalui sinergi bersama AHASS Nganjuk dan AHASS Ngraho, sebuah program layanan pemeriksaan rangka gratis khusus sepeda motor siswa resmi diluncurkan hari ini. Rabu (19/8/2026). 


​Kegiatan yang dirancang intensif selama dua hari ini menyasar model-model populer keluaran tahun 2020 hingga 2023, meliputi Honda Beat, Scoopy, Genio, hingga Vario 160. Langkah cepat ini diambil guna memastikan keamanan fisik kendaraan sebelum digunakan kembali beraktivitas di jalan raya.


​Sinergi Teknis dan Tim Gabungan


​Pelaksanaan di hari pertama yang berlangsung sejak pukul 06.30 WIB hingga pukul 14.00–15.00 WIB berjalan lancar dengan antusiasme yang tinggi. Tercatat sebanyak 14 kendaraan milik siswa telah mendapatkan pemeriksaan menyeluruh pada sesi perdana ini.


​Untuk menjamin kualitas layanan, tim gabungan diterjunkan langsung ke lokasi dengan komposisi personil profesional:

​• Tim AHASS Nganjuk: Menurunkan 2 mekanik ahli dan 1 tenaga magang berpengalaman.

​• Tim AHASS Ngraho: Membawa kekuatan penuh dengan 2 mekanik dan 2 tenaga magang.

​• Pengawasan Mutu: Masing-masing cabang mengerahkan 1 kru khusus untuk mengawasi jalannya kegiatan secara ketat demi standar keamanan maksimal.


​Komitmen Pencegahan dan Keamanan Berkendara


​Febrian, selaku Supervisor AHASS Ngraho, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah preventif yang krusial untuk melindungi para pengendara muda dari risiko di jalan raya.


"Kegiatan jemput bola ini kami lakukan secara gratis sebagai wujud komitmen nyata terhadap keselamatan konsumen, khususnya para pelajar. Fokus utama kami adalah melakukan mitigasi dini dan menekan potensi kerusakan struktural seperti rangka yang karatan, sehingga para siswa dapat berkendara dengan rasa aman dan nyaman," ungkap Febrian di lokasi kegiatan.


​Melalui program ini, pihak sekolah dan jaringan resmi Honda berharap para orang tua serta siswa semakin sadar akan pentingnya perawatan berkala, terutama pada bagian vital kendaraan yang jarang terlihat namun memegang peranan penting bagi keselamatan berkendara. (bp). 

Selasa, 18 Agustus 2026

Empat Dekade Lebih Mengukir Peradaban, SMAN 1 Kalitidu Siap Jadi Garda Depan Pendidikan Unggul Bojonegoro


​BOJONEGORO, MCE - Momentum peringatan Hari Jadi ke-44 SMA Negeri 1 Kalitidu menjadi tonggak sejarah yang mengukuhkan eksistensinya sebagai institusi pendidikan pencetak generasi unggul di Kabupaten Bojonegoro. Berdiri sejak 18 Agustus 1982 hingga 18 Agustus 2026, sekolah ini telah membuktikan konsistensinya dalam membangun peradaban dan kualitas sumber daya manusia selama lebih dari empat dekade.


​Di bawah kepemimpinan Kepala SMAN 1 Kalitidu, Ibu Ninis Aris Wibawati, S.Pd., M.Pd., institusi ini terus menunjukkan perubahan nyata serta kepemimpinan transformatif yang membawa angin segar bagi kemajuan dunia pendidikan. Berbagai langkah strategis dan inovatif dihadirkan untuk memastikan sekolah tetap relevan dengan tantangan zaman, sekaligus mempertahankan komitmen moral dalam melahirkan bibit-bibit unggul bangsa.


​Peringatan Dies Natalis ke-44 ini tidak sekadar menjadi ajang perayaan seremonial semata, melainkan sebuah refleksi mendalam atas perjalanan panjang pengabdian SMAN 1 Kalitidu. Semangat kebersamaan antara dewan guru, staf, siswa, serta para alumni menjadi kekuatan utama dalam menjaga marwah sekolah sebagai rumah kedua bagi pencari ilmu.


​Dengan mengusung semangat pembaharuan dan dedikasi tinggi, SMAN 1 Kalitidu optimis untuk terus melangkah maju, berinovasi, dan mencetak generasi penerus bangsa yang berintegritas, kompetitif, serta berakhlak mulia. (bp). 

Berita Terbaru