Lebaran di Rumah, Bukan di Sel: KPK Sebut Status Tahanan Rumah Yaqut Cholil 'Hanya Sementara', Netizen: Fasilitas VIP?
jakarta kpk
JAKARTA, MCE – Publik dibuat bertanya-tanya dengan absennya mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dalam barisan saf salat Idulfitri 1447 H di Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (21/3). Teka-teki "hilangnya" tersangka kasus korupsi kuota haji tersebut akhirnya terjawab: Yaqut ternyata sudah mencicipi nyamannya rumah sendiri sejak 19 Maret 2026.
Status tahanan rumah yang disandang Yaqut terungkap setelah pihak keluarga mengajukan permohonan pengalihan status penahanan. Sontak, hal ini memicu polemik di tengah masyarakat yang menganggap adanya perlakuan khusus bagi tersangka korupsi kelas kakap.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pasang badan menanggapi kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa "keistimewaan" yang dinikmati Yaqut ini tidak bersifat abadi.
"Pengalihan ini memang tidak bersifat permanen," tegas Budi saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta.
Namun, saat didesak mengenai durasi "liburan" Yaqut di rumah, KPK tampak masih malu-malu kucing. Budi berdalih pihaknya masih akan meninjau kembali status tersebut di kemudian hari. "Untuk sampai kapannya, nanti akan di-update lagi ya," tambahnya singkat.
Kabar ini mencuat pertama kali justru bukan dari rilis resmi lembaga antirasuah, melainkan dari "nyanyian" Silvia Rinita Harefa, istri eks Wamenaker Immanuel Ebenezer yang juga mendekam di sel yang sama. Silvia menyebut, para tahanan lain menyadari absennya Yaqut di balik jeruji besi saat momen hari kemenangan.
Sekadar mengingatkan, Yaqut Cholil Qoumas terseret pusaran kasus dugaan korupsi kuota haji dan ditetapkan sebagai tersangka sejak 9 Januari 2026 bersama staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex. Kini, saat tersangka lain harus merayakan Lebaran di balik jeruji besi yang dingin, Yaqut justru berhasil "pulang kampung" lebih awal ke rumahnya sendiri.
Apakah status "sementara" ini akan berujung permanen, ataukah KPK punya keberanian untuk mengembalikan sang eks menteri ke balik jeruji? Publik menunggu bukti, bukan sekadar janji update informasi. (bp).
#KPK #YaqutCholilQoumas #KorupsiHaji #TahananRumah #BreakingNews.






