Pemkab Lamongan Gelontorkan Beasiswa hingga S2 dan Gerakkan Ratusan Guru
kabupaten lamongan pendidikanLAMONGAN, MCE - Pendidikan adalah hak segala bangsa, dan di Lamongan, hak itu kini dikawal hingga ke akar rumput. Di tengah dinamika zaman yang kian kompetitif, Pemerintah Kabupaten Lamongan mengambil langkah progresif melalui Program Beasiswa Perintis dan Aksi Biru.
Langkah tegas ini dikukuhkan langsung oleh Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, saat menghadiri Momentum (Mutu Open House and Education Forum) di SMP Muhammadiyah 7 Paciran, Sabtu (12/9). Komitmen nyata ini sekaligus mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan di angka 76,81—melampaui rata-rata Provinsi Jawa Timur.
Merajut Asa Lewat Aksi Biru dan Beasiswa Tanpa Batas
Pemkab Lamongan memastikan tidak ada satupun anak yang tertinggal di gerbang masa depan. Melalui Aksi Biru (Anak Tidak Sekolah Kembali Sekolah melalui Bakti Insan Guru), sebanyak 500 guru pendamping dikerahkan untuk merangkul kembali anak usia 7 hingga 18 tahun yang sempat putus sekolah atau belum pernah mengenyam pendidikan.
Tidak berhenti di situ, Beasiswa Perintis hadir sebagai jaring pengaman sosial pendidikan yang masif. Program prioritas ini merangkul tiga kategori utama tanpa pandang bulu:
Kurang Mampu: Menjamin akses bagi keluarga prasejahtera.
Berprestasi: Mengapresiasi potensi akademik dan non-akademik.
Penghafal Al-Qur'an: Khusus bagi hafidz minimal 15 juz.
“Mulai SD hingga S2, semua terjawab di Beasiswa Perintis. Ini komitmen kami agar tidak ada anak Lamongan yang putus asa karena biaya,” tegas Wabup Dirham.
Menatap Tantangan Global dengan Kolaborasi Kolektif
Wabup Dirham mengingatkan bahwa tantangan masa depan tidak hanya berhenti pada ijazah formal. Penguatan soft skill—seperti kepercayaan diri, public speaking, berpikir kritis, hingga kemampuan mengambil keputusan—kini menjadi kurikulum tak kasat mata yang wajib diasah sejak dini.
Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, dan pelaku usaha mutlak diperlukan untuk membangun ekosistem pendidikan Lamongan yang berdaya saing global.
Informasi Penting Pendaftaran
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas pendidikan ini, pendaftaran Beasiswa Perintis masih dibuka hingga 30 September 2026. Informasi dan pendaftaran dapat diakses secara mandiri melalui laman resmi:
perintis.lamongankab.go.id
Bagaimana strategi di daerah Anda dalam mengatasi masalah anak putus sekolah dan pemerataan akses pendidikan tinggi. (s.genk).






