Selasa, 17 Februari 2026

​Lentera Prestasi di Musim Liburan, Siswa MTsN 1 Bojonegoro Sabet Gelar Juara Story Telling di Jombang




​BOJONEGORO, MCE – Di saat sebagian besar pelajar menikmati masa senggang liburan sekolah, semangat juang tak kenal henti justru ditunjukkan oleh delegasi dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bojonegoro. Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh Aufa Azzam Zaidaan, siswa kelas 7C, yang sukses meraih Juara 1 Lomba Story Telling tingkat regional dalam ajang bergengsi "E-Expecto" yang diselenggarakan oleh ekstrakurikuler Bahasa Inggris MAN 3 Jombang. Rabu (18/2/2026). 

Perhelatan yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan Milad MAN 3 Jombang di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ini menjadi panggung bagi Aufa untuk menunjukkan kemampuannya mengolah narasi dalam bahasa asing. Penampilannya yang memukau berhasil menyisihkan puluhan peserta lain dari berbagai daerah.


​Bukan sekadar kemahiran berbahasa Inggris yang menjadi daya tarik utama Aufa, melainkan kedalaman pesan yang dibawakannya. Mengusung tema Jiwa Patriotisme, Aufa menyampaikan pesan moral yang sangat relevan bagi generasi muda masa kini.


​Dalam narasinya, ia menekankan bahwa membela kedaulatan tanah air di era modern tidak lagi identik dengan angkat senjata di medan perang. Sebaliknya, patriotisme sejati termanifestasi melalui:
​Semangat Juang Akademis: Ketekunan dalam belajar dan mengasah bakat.
​Solidaritas Sosial: Menumbuhkan rasa kasih sayang dan empati terhadap sesama warga bangsa.
​Cinta Tanah Air: Menjaga persatuan yang menjadi fondasi utama Indonesia sebagai negara besar.


​Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa atmosfer prestasi di lingkungan MTsN 1 Bojonegoro tetap hidup meski di luar jam sekolah formal. Dedikasi Aufa dalam berlatih di tengah suasana liburan menunjukkan mentalitas juara yang patut diapresiasi.


​"Prestasi ini bukan hanya tentang piala, tapi tentang bagaimana semangat anak muda kita tidak pernah 'libur' untuk mengharumkan nama sekolah dan daerah. Ini adalah bentuk patriotisme nyata dari seorang pelajar," ujar salah satu pihak pendamping.


​Kemenangan ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi siswa-siswi lainnya untuk terus bereksplorasi dan berprestasi di berbagai bidang, membuktikan bahwa keterbatasan waktu maupun situasi bukanlah penghalang bagi mereka yang memiliki tekad kuat. (bp). 



​Pendekar Muda MTsN 1 Bojonegoro Taklukkan Gelanggang Sidoarjo: Wilfiera Refy Borong Tiga Gelar di Tamaf Cup 3




​BOJONEGORO, MCE – Gemuruh tepuk tangan membahana di Lippo Plaza Sidoarjo saat nama WILFIERA REFY DEFYANKA RENATA dipanggil naik ke podium tertinggi. Siswi kelas 7-D MTsN 1 Bojonegoro ini sukses menorehkan tinta emas dalam ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Open: Tamaddun Afkar Cup (TAMAF) 3 2026 yang berlangsung pada 14–16 Februari 2026. Rabu (18/2/2026). 


​Tidak tanggung-tanggung, Wilfiera berhasil membawa pulang tiga penghargaan sekaligus, membuktikan dominasinya di kategori Seni Pra Remaja. Penampilan apiknya yang memadukan ketangkasan, kekuatan, dan keindahan gerak khas pencak silat berhasil memukau dewan juri.


​Dalam kejuaraan yang diikuti oleh berbagai pesilat tangguh dari berbagai daerah ini, Wilfiera menunjukkan kelasnya dengan menyabet gelar:
​Juara 1 Tunggal Bersenjata
​Juara 1 Tunggal Tangan Kosong
​Juara Favorit Pesilat Seni Pra Remaja


​Keberhasilan Wilfiera merengkuh gelar Juara Favorit menjadi bukti bahwa penampilannya tidak hanya unggul secara teknis menurut penilaian juri, tetapi juga memiliki daya pikat dan karisma seni yang tinggi di mata para penonton.


​Prestasi gemilang ini disambut hangat oleh keluarga besar MTsN 1 Bojonegoro. Kepala MTsN 1 Bojonegoro, Saifuddin Yulianto, menyatakan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi yang ditunjukkan oleh siswinya tersebut.


​"Kami sangat bangga atas raihan prestasi Wilfiera. Ini adalah bukti bahwa kerja keras dan disiplin dalam berlatih tidak akan mengkhianati hasil. Kami berharap capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi suntikan motivasi bagi seluruh siswa-siswi MTsN 1 Bojonegoro untuk terus menggali potensi dan berprestasi di bidang apa pun, baik akademik maupun non-akademik," ujar Saifuddin Yulianto.


​Keberhasilan di Tamaf Cup 3 ini menjadi tonggak sejarah baru bagi perjalanan karier Wilfiera di dunia bela diri. Di usia yang masih belia, ia telah menunjukkan bahwa pelestarian budaya bangsa melalui pencak silat dapat bersanding dengan prestasi yang prestisius.


​Kemenangan ini diharapkan dapat memperkuat posisi MTsN 1 Bojonegoro sebagai madrasah yang produktif dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan berprestasi di tingkat regional maupun nasional. (bp). 

​OPTIMALKAN KESIAPAN TEKNIS TKA, KKM MTS 1 BOJONEGORO GELAR RAKOR APLIKASI BERSAMA TIM KEMENAG KABUPATEN




​BOJONEGORO, MCE – Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTs 1 Bojonegoro menyelenggarakan rapat koordinasi intensif guna memantapkan persiapan infrastruktur digital menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Pertemuan strategis ini difokuskan pada penguatan kapasitas proktor dan teknisi dalam mengoperasikan aplikasi ujian yang menjadi instrumen utama evaluasi capaian belajar siswa tersebut. Rabu (18/2/2026). 


​Acara dibuka secara resmi oleh Ketua KKM MTs 1 Bojonegoro, Saifuddin Yulianto. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sangat bergantung pada sinergi antara kesiapan sistem dan kecakapan personel di lapangan. Beliau berharap melalui koordinasi ini, seluruh madrasah di bawah naungan KKM MTs 1 memiliki standar operasional yang seragam dalam menghadapi tantangan teknis.


​Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Khoirul Basyar, anggota Tim Kemenag Kabupaten Bojonegoro yang membidangi aplikasi. Dalam paparannya, Khoirul Basyar memberikan panduan mendalam mengenai teknis penggunaan aplikasi Kemenag Bojonegoro, mulai dari mekanisme sinkronisasi data siswa, pengelolaan token, hingga prosedur pemantauan aktivitas ujian secara real-time.


​“Ketelitian proktor dalam mengelola alur ujian dan kesigapan teknisi dalam menjaga stabilitas jaringan adalah kunci sukses Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ini. Kita harus memastikan bahwa kendala teknis tidak menjadi penghambat bagi siswa dalam menunjukkan kemampuan akademik terbaik mereka,” tegas Khoirul Basyar saat memberikan pengarahan teknis.


​Selain pemaparan materi, forum ini juga menjadi ruang diskusi bagi para proktor dan teknisi untuk melakukan simulasi pemecahan masalah (troubleshooting). Hal ini bertujuan agar setiap potensi gangguan, baik pada perangkat keras maupun sistem aplikasi, dapat diantisipasi dan ditangani secara mandiri dengan cepat dan tepat di satuan kerja masing-masing.


​Melalui langkah proaktif ini, KKM MTs 1 Bojonegoro menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan evaluasi pendidikan yang profesional dan berbasis teknologi. Sinergi antara kebijakan pimpinan dan eksekusi teknis yang matang diharapkan mampu menyukseskan gelaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) di seluruh wilayah kerja KKM MTs 1 Bojonegoro secara lancar dan akuntabel. (bp). 

Minggu, 15 Februari 2026

Prabowo Warning Para Menteri, Tegaskan Indonesia Bukan Penonton dalam Negosiasi Global




​BOGOR, MCE – Di bawah langit mendung Hambalang, sebuah pesan tegas dikirimkan dari kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran menteri ekonomi pada Minggu sore, 15 Februari 2026. Pertemuan strategis ini bukan sekadar diskusi rutin; ini adalah pengejawantahan doktrin ekonomi nasional yang menuntut keberpihakan total pada kepentingan dalam negeri.


​Dalam suasana yang intens, Presiden Prabowo memberikan instruksi langsung mengenai posisi tawar Indonesia di panggung internasional. Menjelang perundingan ekonomi krusial dengan Amerika Serikat, Presiden menegaskan bahwa setiap kesepakatan yang ditandatangani tidak boleh hanya berakhir sebagai seremonial diplomatik.


​"Presiden tidak memberikan ruang bagi kebijakan yang bersifat pasif. Beliau menegaskan bahwa posisi Indonesia dalam setiap meja perundingan harus berada pada titik paling menguntungkan dan memiliki dampak langsung bagi kedaulatan ekonomi kita," ujar salah satu sumber internal yang hadir.


​Fokus utama Presiden kali ini tertuju pada dua pilar besar: Produktivitas Industri dan Rantai Pasok Global (Global Supply Chain). Prabowo menginginkan Indonesia bertransformasi dari sekadar penyedia bahan baku menjadi pemain kunci di jantung rantai pasok industri dunia.


​Ada dua poin krusial yang ditekankan Presiden dalam pertemuan tersebut:
​- Akselerasi Produktivitas: Setiap negosiasi internasional wajib membawa alih teknologi dan investasi yang mampu memacu mesin industri domestik secara masif.
​- Kedaulatan Supply Chain: Indonesia harus memperkuat posisinya dalam peta pasokan global, memastikan industri nasional tidak hanya terintegrasi, tetapi juga mendikte arah pasar.


​Menutup arahannya, Presiden memberikan peringatan keras bahwa setiap kebijakan tidak boleh terjebak dalam labirin birokrasi atau sekadar wacana di atas kertas. Beliau menuntut hasil yang segera dan konkret.


​Bagi Presiden Prabowo, indikator keberhasilan sebuah negosiasi ekonomi hanya satu: seberapa besar keuntungan nyata yang mengalir ke dalam negeri untuk memperkuat struktur ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat. Pertemuan Hambalang sore ini menjadi sinyal kuat bagi para mitra internasional bahwa Indonesia, di bawah kepemimpinan Prabowo, akan maju dengan posisi tawar yang jauh lebih tangguh dan terukur. (bp). 

KPK Siap Hadapi Praperadilan Mantan Menag Terkait Skandal Kuota Haji




​JAKARTA, MCE – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan oleh mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (YCQ). Lembaga antirasuah tersebut menegaskan bahwa penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024 telah berpijak pada fundamen hukum yang kokoh dan prosedur yang rigid. Minggu (15/2/2026). 


​Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memberikan pernyataan tegas bahwa setiap langkah hukum yang diambil—mulai dari penyelidikan hingga penetapan status tersangka—bukanlah tindakan yang diambil secara gegabah. Seluruh proses tersebut didasarkan pada kecukupan alat bukti yang sah sesuai dengan amanat Undang-Undang.

“KPK menegaskan bahwa seluruh rangkaian tindakan hukum dalam penanganan perkara ini dilaksanakan secara presisi, mematuhi hukum acara yang berlaku, dan tetap dalam koridor profesionalisme yang tinggi,” ujar Budi dalam keterangan resminya, Rabu (11/2/2026).


​Guna memperkuat konstruksi hukum kasus ini, KPK telah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hasil audit menunjukkan bahwa kuota haji merupakan bagian integral dari lingkup keuangan negara. Hal ini mematahkan spekulasi terkait wewenang administratif dan memperjelas adanya potensi kerugian negara yang menjadi landasan penyidikan.


​Budi menekankan bahwa progres penyidikan saat ini terus berjalan secara transparan dan akuntabel. Meski demikian, ia memastikan KPK tetap menghormati hak-hak hukum para pihak yang berperkara.


​"Kami menjalankan mandat penegakan hukum dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan tetap menghormati hak hukum tersangka melalui jalur yang tersedia," tambahnya.


​Langkah hukum ini diambil merespons gugatan praperadilan yang dilayangkan oleh Yaqut Cholil Qoumas ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa, 10 Februari 2026. Gugatan yang terdaftar dengan nomor 19/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL tersebut secara spesifik mempersoalkan sah atau tidaknya penetapan tersangka terhadap dirinya.


​Berikut adalah detail poin sengketa hukum yang akan dihadapi; Pihak Termohon: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Subjek Perkara: Validitas penetapan tersangka dalam kasus korupsi kuota haji, dan Jadwal Persidangan: Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 24 Februari 2026.


​Melalui jalur praperadilan ini, konsistensi KPK dalam membuktikan akurasi prosedur penyidikannya akan diuji di hadapan hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. KPK optimistis bahwa konstruksi hukum yang dibangun telah memenuhi standar keadilan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (bp). 

Jumat, 13 Februari 2026

​Respons Cepat Aspirasi Warga, Pemasangan Portal Jembatan Bojonegoro-Blora Jadi Prioritas Keselamatan




​BOJONEGORO, MCE – Langkah preventif diambil Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menjaga integritas infrastruktur daerah. Melalui sinergi lintas instansi, pemasangan portal resmi dilakukan di Jembatan Terusan Bojonegoro-Blora (TBB), tepatnya di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho. Kebijakan ini merupakan langkah konkret untuk memproteksi jalan kelas III sekaligus menjawab keresahan masyarakat terkait keselamatan berkendara.


​Pasca-pemasangan portal, arus lalu lintas di kawasan tersebut terpantau tetap mengalir lancar. Pada Kamis (12/2/2026), Camat Ngraho bersama Kepala Desa Luwihaji dan tokoh masyarakat setempat turun langsung ke lapangan guna meninjau efektivitas portal dalam menyaring kendaraan yang melintas.


​Camat Ngraho, Wiyanto, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar pembatasan fisik, melainkan implementasi dari aturan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang berlaku. Mengingat status Jembatan Luwihaji sebagai akses jalan kelas III, kehadiran kendaraan dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Load (ODOL) selama ini menjadi ancaman serius bagi ketahanan struktur jembatan.


​“Pemasangan portal ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat. Prioritas utama kami adalah menjamin keselamatan pengguna jalan dan memastikan masa pakai jembatan lebih panjang dengan membatasi kendaraan yang melebihi kapasitas operasionalnya,” ujar Wiyanto di sela peninjauan.


​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk edukasi bagi para pelaku logistik agar mematuhi kelas jalan yang telah ditentukan. Dengan terkontrolnya beban kendaraan, diharapkan kualitas aspal dan struktur jembatan di wilayah Bojonegoro tetap terjaga, sehingga anggaran pemeliharaan dapat dialokasikan secara efisien untuk pembangunan di sektor lain.


​"Semua ini dilakukan demi kepentingan publik agar mobilitas warga tidak terganggu oleh kerusakan jalan yang dini, serta meminimalisir risiko kecelakaan akibat kendaraan berat yang tidak sesuai peruntukan jalan," pungkasnya. (bp). 

Kamis, 12 Februari 2026

​Harmoni Syariat dan Tradisi, SMAKA MANTU 2026 Hidupkan Kembali Estetika Budaya Jawa




​TUBAN, MCE – Suasana khidmat menyelimuti SMA Negeri 1 Kenduran pada Kamis (12/2). Alunan gending Jawa yang mengalun lembut bukan sekadar hiasan telinga, melainkan penanda dimulainya perhelatan akbar bertajuk SMAKA MANTU 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi apik antara Ujian Praktik Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Jawa yang dikemas dalam simulasi pernikahan adat Gagrak Surakarta Hadiningrat.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Negeri 1 Kenduran, Ibu Nur Ida Hasanatin, M. Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pendidikan tidak boleh tercerabut dari akar budaya dan nilai spiritual.


​"Ujian ini bukan sekadar mengejar angka di atas kertas. Ini adalah ruang pembentukan karakter, di mana siswa belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, dan etika. Kami ingin lulusan SMAKA memiliki jati diri bangsa yang kuat di tengah arus modernisasi," tegas beliau di hadapan para siswa yang tampil anggun dan gagah dengan busana adat.


​Di bawah bimbingan guru PAI, Bapak M. Ali Nashudin Bashar, SHI., MA., para siswa mempraktikkan prosesi Ijab Qobul. Ketegangan yang dirasakan "calon pengantin" saat melafalkan janji suci di hadapan penghulu menjadi simulasi nyata bagaimana syariat Islam dijalankan dengan runtut dan benar.


​Transisi dari sakralnya agama menuju kemegahan budaya terlihat saat prosesi Panggih Temanten dimulai. Di bawah arahan guru Bahasa Jawa, Ibu Fitri Nurwijayanti, S. Pd., siswa unjuk kebolehan dalam menguasai unggah-ungguh dan sastra Jawa. Tidak hanya berperan sebagai pengantin, siswa juga bertugas sebagai:
Pranatacara (Pembawa acara) yang piawai merangkai kata, Pambagyaharja (Penyampai sambutan selamat datang), Pasrah-Tampi (Prosesi serah terima pengantin), dan Ular-ular (Penyampai petuah pernikahan penuh makna).


​Panggung budaya ini kian berwarna dengan penampilan Sanggar Tari Kridha Sasmita. Keluwesan gerak dalam Tari Sorote Lintang dan romantisnya Tari Karonsih berhasil memukau penonton. Kehadiran seniman Cak Gendon dari Wonokerto bersama Group Dhagelan Guyon Maton memberikan kesegaran melalui banyolan khas yang sarat pesan moral. Seluruh rangkaian acara kian lengkap dengan iringan musik dari Group Sekar Laras yang menyajikan tembang-tembang Jawa penuh khidmat.


​SMAKA MANTU 2026 membuktikan bahwa sekolah mampu menjadi laboratorium budaya yang dinamis. Melalui pembelajaran kontekstual ini, siswa tidak hanya menghafal teori, tetapi merasakan langsung denyut tradisi leluhur.


​Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini ditutup dengan rasa bangga. Sebuah pesan kuat bergema dari sudut Kenduran: bahwa Adat Lestari, Budaya Terjaga, dan Jati Diri Bangsa akan tetap Abadi. (bp). 



Berita Terbaru